Pemakainya dari Suami Istri Hingga Lelaki Penjerat Wanita

Arsip Berita : Minggu, 11 Agustus 2013 04:10 WIB.
Sumber : TRIBUNEWS.COM / http://www.tribunnews.com/regional/2013/08/11/pemakainya-dari-suami-istri-hingga-lelaki-penjerat-wanita

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG — Perangsang Potenzol merupakan obat untuk perempuan, dengan tujuan meningkatkan gairah atau libido berkali-kali lipat sehingga si wanita selalu menginginkan hubungan seksual.

Potenzol sendiri berasal dari Jerman. Potenzol dan perangsang sejenisnya seringkali digunakan pada produksi film porno di dunia, banyak artis-artis porno perempuan sengaja diberikan zat perangsang sejenis Potenzol sebelum pengambilan gambar.

Saat shooting berjalan maka mood si artis perempuan akan terjaga dan cenderung lebih aktif saat berhubungan intim dengan lawan mainnya.

Sifatnya yang cair, tidak berwarna, berasa dan berbau membuat orang yang mengkonsumsinya tidak menyadari bila makanan atau minumannya tercampur obat perangsang.

Banyak pasangan suami istri yang memanfaatkan obat perangsang cair seperti Potenzol untuk menjaga keharmonisan rumah tangga.

Namun tak jarang remaja pria yang menggunakan obat tetes perangsang untuk menjerat lawan jenisnya.

Salah satunya adalah Reza, bukan nama sebenarnya. Pria berusia 23 tahun ini mengaku pernah menggunakan obat perangsang cair kepada temannya.

“Pernah saya berikan ke teman perempuan saat di cafe. Baru berkenalan langsung saya tawarkan minum dan ternyata ia mau. Niatnya memang untuk meniduri perempuan itu. Berhubung saya masih pikir-pikir jadinya sebatas bercumbu,” ungkapnya.

Reza mencampur obat sejenis Potenzol dengan minuman bersoda ke dalam satu gelas berukuran 200 mili liter.

Ia berujar bila reaksi obat akan cepat bila mencampurnya dengan minuman sejenis itu.

Apabaila bercampur dengan susu atau madu, maka obat akan sia-sia tanpa menimbulkan reaksi rangsangan.

“Air kelapa juga membuat efek rangsangan pudar. Lebih bagus memang minuman bersoda seperti Coca Cola, Sprite atau Fanta. Kalau mau ekstra cepat biasanya saya campur dengan minuman berakohol rendah seperti bir,” ungkapnya. (mg5)

10 Tetes Langsung Bereaksi

Arsip Berita : Minggu, 11 Agustus 2013 04:05 WIB.
Sumber : TRIBUNNEWS.COM / http://www.tribunnews.com/regional/2013/08/11/10-tetes-langsung-bereaksi

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG – Jual beli obat perangsang ilegal makin marak di dunia maya, umumnya penjualan tersebut didominasi oleh obat-obat pembangkit libido. Bila sebelumnya muncul obat peningkat libido berjenis permen karet namun belakangan marak dengan jenis cair. Obat perangsang jenis ini tak hanya jadi incaran pasangan tua tapi juga remaja untuk merangsang teman lawan jenis mereka.

Penjual salah satu satu obat tetes perangsang, Andika yang dihubungi Sripo mengatakan, Potenzol adalah obat perangsang cair yang laris manias alias aku keras. Pasarnya tak terbatas di Pulau Jawa tapi merambah pulau Sumatera termasuk Palembang. Ia mengaku sudah banyak pembeli asal Palembang yang memesan Potenzol kepadanya atau pedagang lain.

“Ada Sex Drop tapi tidak terlalu laku karena efeknya yang kurang kuat. Kalau Potenzol cukup dengan 10 tetes, cewek langsung bisa terangsang beberapa puluh menit saja. Tak ada efek samping, hanya terangsang. Dan pembelinya sudah banyak karena Potenzol adalah keluaran terbaru,” katanya saat dibincangi Sripo melalui sambungan telepon belum lama ini (5/7/2013).

Potenzol dibanderol Rp140 ribu, ukurannya seperti obat tetes mata yang bisa dipakai untuk lima kali beraksi. Obat perangsang cair Potenzol digandrungi karena tidak berwarna dan tidak berasa apalagi dicampur dengan makanan atau minuman. Sripo mencoba membeli satu Potenzol dengan Andika dan melakukan uji coba efektivitas atau daya rangsang Potenzol kepada seseorang yang sudah menandatangani perjanjian penggunaan.

Sebut saja Melati, perempuan asli Palembang berusia 24 tahun tersebut mengkonsumsi minuman yang dibuat dari bahan alami bercampur 11 tetes cairan Potenzol. Hanya butuh waktu sekitar 15 menit, Melati mengalami reaksi rangsangan yang luar biasa. Ia mengaku gerah usai menenggak minuman bercampur Potenzol, namun keringat bercucuran dari sekujur tubuh Melati.

“Serasa ingin membuka seluruh pakaian. Kalau diajak ngobrol selalu mengarah ke porno, entah apakah hanya sugesti atau tidak,” ujarnya saat diwawacarai Sripo belum lama ini.

Untuk menyadarkan Melati yang di bawah pengaruh obat perangsang, Sripo pun memberinya madu dan susu, kemudian memintanya tidur di tempat yang aman. Baru lah bangun Melati kembali normal.

“Saya tetap sadar saat gerah, kepanasan dan terangsang. Tahu apa yang jadi bahan perbincangan dengan lawan jenis, tapi ada hasrat seksual yang memuncak dan ingin disalurkan,” bebernya.(mg5)